Ad Section

7 Cara Gunakan Jaket Almamater Sebelum Lusuh dan Keburu Wisuda

Pelajar.me – Mungkin pertanyaan ini tidak terlalu penting bagi sebagian orang, tapi mereka yang benar-benar mencintai kampusnya pasti akan berpikir panjang mengenai hal ini. Kami percaya kamu pun begitu, oleh karenanya izinkan kami ingin bertanya: kapan terakhir kali kamu pakai jaket almamatermu?

Satu momen di mana setiap mahasiswa akan menggunakan almamater adalah saat upacara penerimaan mahasiswa baru, serta agenda orientasi setelah itu. Namun, setelah rangkaian agenda itu habis, si almamater nyaris tidak pernah digunakan lagi. Padahal si jaket kebanggaan kampus itu bisa digunakan di beberapa agenda lainnya lho, seperti tujuh agenda di bawah ini.


Ketika melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN)

via aadrean.wordpress.com

Memang tidak semua kampus melaksanakan program KKN tapi bagi mereka yang melaksanakannya, almamater adalah baju kerja yang menjadi identitas wajib peserta KKN. Sadar atau tidak sadar, dengan menggunakan almamater di tempat KKN, kamu telah melakukan sosialisasi pendidikan tinggi dan mewujudkan salah satu tri dharma perguruan tinggi yaitu pengabdian pada masyarakat.
Jadi, kalau sampai masanya kamu akan KKN, jangan lupa pakai almamater ya.

Ikut aktif di acara lembaga kampus dan kepanitiaan tertentu

Sayang sekali jika 4 tahun (atau lebih) masa kuliah yang kamu tempuh, tapi kamu hanya menggunakan almamater di satu minggu pertama. Setelah itu, almamaternya mendekam kesepian di dalam almari—atau justru hilang entah kemana.

Tapi tenang saja, saat kamu memilih aktif di kepanitiaan tertentu, terutama acara yang resmi dari kampus atau yang berskala nasional, kamu bisa mengenakan jaket kebanggaan itu di hadapan banyak hadirin yang ikut serta.

Menjadi delegasi dalam event skala regional, nasional bahkan internasional

Pasti bakal kece banget ketika kamu punya kesempatan jadi pembicara di acara-acara regional, nasional atau bahkan internasional. Ini bukan lagi skala kampus kamu, oleh karenanya atmosfir “primordialitas” di ajang ini akan kental banget.

Setiap peserta bakal pamer almamaternya masing-masing, tentu kamu tidak mau kalah, bukan? Salah satu agenda seperti ini adalah Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang kerap dilaksanakan satu tahun sekali.

Bahkan dalam olimpiade-olimpiade ilmiah

Mewakili kampus dalam olimpiade ilmiah adalah kebanggaan tersendiri, baik bagimu maupun bagi kampusmu. Para perwakilan kampus sudah seyogyanya mengenakan almamater mereka. Biar orang tahu “segini lho jumlah peserta dari kampus X”. Terlebih kalau kamu bisa meraih medali. Pastikan para jurnalis mengambil fotomu yang sedang mengenakan jaket almamater kebanggaan itu!


Saat turun ke jalan membela yang benar, membela rakyat
via news.liputan6.com

Men, lu mesti tahu, mau sampai kapanpun mahasiswa tetap akan dicap sebagai “agent of change” ataupun “iron stock”. Ini seperti “karma”. Ya, mau bagaimana lagi, sebagai generasi muda yang menjadi harapan bangsa kita mesti kritis dan berani menawarkan solusi di setiap permasalahan yang ada.

Sering kita melihat teman-teman yang turun ke jalan dengan almamaternya. Berpanas-panasan. Berorasi. Long march. Teatrikal. Segala macam. Sekalipun jangan pernah cela mereka. Justru apresiasi lah dengan baik, karena itu adalah cara mereka untuk bersuara,...

...dan kamu sendiri barangkali punya cara yang berbeda.

Jika kamu punya kesempatan, sesekali ikut turunlah ke jalan. Rasakan sensasinya. Dijamin kamu bakal dapat pengalaman baru yang tidak akan pernah kamu lupa.

Dipakai pada saat kompre atau sidang sarjana

Pada kebanyakan sidang sarjana, peserta sidang kerap mengenakan setelan bak pegawai kantoran, dengan kemeja berdasi dibalut jas rapi. Tapi, ada lho kampus di mana mahasiswanya mengenakan jas/jaket almamater saat sidang sarjana.

Kamu pun bisa melakukannya asalkan disesuaikan dengan aturan yang berlaku di kampusmu.

Menjadi penonton undangan di acara televisi

Kamu pasti sering menonton acara-acara talkshow televisi di mana banyak penontonnya adalah mahasiswa. Penonton yang dari kalangan mahasiswa ini mewakili kampusnya masing-masing. Untuk menunjukkan identitas kampus itu tentu cara paling mudah adalah dengan mengenakan jaket almamaternya.

Well, untuk apapun kamu pakai jaket almamater itu adalah urusan kamu, itu adalah wilayah pribadimu. Hanya saja pakailah jaket almamatermu di tempat yang tepat agar tidak berdampak pada reputasi kampus. Jadi, izinkan kami bertanya lagi,...

...kapan terakhir kali kamu pakai jaket almamatermu?[] 

Tentang Pengarang

Blogger Minang
Blogger Minang

Seorang kandidat doktor yang berasal dari kampung kecil di pinggiran pantai Sumatera Barat. Gemar menulis semenjak duduk di bangku Sekolah Dasar. Blog ini adalah blog lama tentang kampus yang dipublikasikan lagi di bawah subdomain blog utama. Email: hafizulhaq.fadli@gmail.com

0 komentar:

Posting Komentar